Selasa, 27 September 2016

Lost in translation

Bernafas di negeri yang selalu terasa asing, kering dan berdebu.

Tidak ada yang mengerti bahasaku, aku terlalu liar dan kotor untuk bertahan dilingkungan beradab ini. Lelah untuk mencoba berkamuflase dan remuk saat mencoba berakar.

Hidup ini terlalu kasar dan aku terlalu rapuh. Sinyal ku tak pernah tertangkap orang sekitarku. Sinyal ini menembus langit dan memantul di sebuah planet lain dan kembali padaku.

Sinyal yang pernah tertangkap oleh mahluk terestial dan mengajak ku berkomunikasi. kini hilang entah kemana.

Kini sinyal ini memantul kesegala arah, tertangkap orang yang salah mengartikan. Tertangkap oleh orang yang penasaran dan membongkar asal usulku. Tidak untuk dimengerti hanya untuk ditelanjangi. Tidak untuk diterima tapi untuk dihina.

Masa laluku menjadi acuan, untuk ditakuti di curigai dan di jauhi. Aku terlentang pasrah menunggu meteor menabrak bumi jatuh tepat diatasku. Menunggu menjadi hangus dan berkeping. Menunggu terbang kelangit luas tanpa batas


Tidak ada komentar:

Posting Komentar