Selasa, 25 Maret 2014

Jawaban

February 2014
Bersandar pada kursi empuk yang sama, kursi bambu dengan bantalan busa berbalut kain hitam yang dapat dilepas, beberapa bantal berbalut kain bermotif batik berantakan disekitarku dan Nana yang tertidur pulas tanpa perduli dengan sang pemilik rumah yang sibuk didepan laptop-nya dengan musik country mengalun indah yang membuat Nana semakin pulas.

Mataku berputar liar tanpa tujuan pasti apa yang akan aku lihat, dan berhenti pada langit-langit putih bangunan ini, menghela nafas panjang, dan mulai membuat rencana kedepan.

Akhir Maret ini Nana berencana berhenti bekerja sebagai guest relation officer disebuah hotel besar di Bali. Dan itu berarti hanya artikel2 ringan yang dibayar murah yang bisa kami andalkan untuk bertahan dan melanjutkan perjalanan ke Timur Indonesia.

"you can be baby sitter for my friend kids" sang pemilik rumah membuyarkan semua rencana ku, tanpa pikir panjang kuiyakan tawaran ini, untuk mendapatkan sedikit tambahan pemasukan kami.

Beranjak dari kursi empuk, menuju teras dan menyalakan sebatang rokok, tarikan nafas panjangku dalam hitungan detik memburu keluar dari paru-paru dengan ribuan nikotin yang kuhisap.
Menatap kosong handpone berlayar kecil ini, menekan random gambar yang tampil dilayar dan tanpa kusadari membuka sent item dalam G-mail ku. Beberapa detik menatap kosong isi e-mail dan kemudian terkesiap dengan isi didalam nya yang membuat kepalaku merasakan kembali oksigen yang mengalir deras bersama darah dalam vena.

Sebuah email proposal sponsorship yang kukirim beberapa bulan silam pada sebuah perusahaan  rokok yang sama dengan rokok yang sedang kuhisap saat ini menunjukan tanda dibalas.

Kubuka perlahan dengan perasaan bercampur aduk, layaknya bubur ayam Nana untuk sarapan paginya. Kutekan kotak panjang pada layar dan segera membaca isi didalamnya.

"message failure"
Ok, kututup dan segera beranjak untuk mengganggu tidur pulas Nana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar